Jadwal Pendaftaran Seleksi CPNS 2018

 

Pemerintah secara serentak membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 pada Rabu ini atau tepatnya 19 September 2018. 

"Total formasi itu untuk 76 Kementerian dan Lembaga di Pemerintahan Pusat serta 525 Pemerintah Daerah baik provinsi kabupaten dan kota," jelas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin di Jakarta.


Tak tanggung-tanggung, ada 238.015 formasi yang ditawarkan pada penerimaan CPNS kali ini. Rinciannya, 51.271 formasi yang ditawarkan oleh Pemerintah Pusat. Sisanya sebanyak 186.744 formasi ada di Pemerintah Daerah.

"Total formasi itu untuk 76 Kementerian dan Lembaga di Pemerintahan Pusat serta 525 Pemerintah Daerah baik provinsi kabupaten dan kota," jelas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin di Jakarta.

Angka formasi yang disiapkan pada tahun ini sangat jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan penerimaan CPNS pada tahun lalu. Di 2017, pemerintah menawarkan 37.138 formasi.
Syafruddin menjelaskan, dalam rekrutmen CPNS 2018 Kementerian PANRB menggunakan prinsip zero minus growth. "Kecuali untuk formasi guru karena sangat dibutuhkan. Selain itu juga tenaga kesehatan," tuturnya.

Oleh karena itu, mantan Wakapolri ini memastikan bahwa nanti formasi yang ada akan didominasi oleh tenaga pendidik seperti guru dan dosen serta tenaga kesehatan seperti bidan.


Syafruddin melanjutkan, sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor 36 Tahun 2018 tertanggal 27 Agustus 2018, penerimaan CPNS di tahun ini untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Langkah tersebut untuk mewujudkan birokrasi yang berkelas dunia pada 2024.

Dalam Aturan tersebut juga menyebutkan bahwa calon pelamar merupakan lulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang sudah terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan atau Kementerian Agama (Kemenag).

Selain itu calon pelamar juga bisa dari lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan program studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan terdaftar di Forlap Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) saat kelulusan.

Namun untuk kebutuhan khusus, setiap instansi dan lembaga dapat menetapkan persyaratan tambahan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing jabatan, kecuali persyaratan akreditasi perguruan tinggi seperti yang telah disebut di atas.

Rekrutmen CPNS 2018 ini akan dilakukan oleh Kementerian PANRB bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dalam penerimaan ini BKN mempersiapkan SDM untuk pengawasan hingga infrastruktur teknologi informasi.
"Rekrutmen kali ini lebih besar dari tahun kemarin, maka anggarannya juga lebih besar. Tahun ini BKN sendiri saja ajukan sekitar Rp 370 miliar, karena memang titik seleksinya banyak," papar Kepala BKN Bima Haria Wibisana belum lama ini

Tahun ini yang sudah bisa dipastikan, rekrutmen CPNS akan dilakukan di 176 titik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah ini kemungkinan masih terus bertambah seiring pengajuan pemerintah daerah. Jumlah titik ini jauh lebih banyak jika dibandingkan rekeutmen CPNS 2017 yang saat itu hanya 40 titik.

Dengan formasi CPNS yang dibuka sebanyak 238.015 ini, BKN memperkirakan jumlah pelamar akan melonjak drastis jika dibandingkan rekrutmen CPNS 2017. Diperkirakan jumlah pelamar akan mencapai lebih dari 6 juta pelamar.

Materi Seleksi

Dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 36 Tahun 2018 tertanggal 27 Agustus 2018 juga menyebutkan bahwa pelamar dapat mengikuti seleksi apabila dinyatakan lulus seleksi administrasi oleh Panitia Pelaksana Seleksi CPNS instansi sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

Adapun materi Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS meliputi:


1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

2. Tes Inteligensia Umum (TIU)

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Tes dengan komputer ini sudah dijalankan oleh Kementerian PANRB sejak 2014 lalu.

Sedangkan untuk materi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi yang dinyatakan lulus SKD, menurut Peraturan Menteri PANRB ini, untuk jabatan fungsional disusun oleh instansi Pembina jabatan fungsional dan diintegrasikan dalam bank soal CAT Badan Kepegawaian Negera (BKN).

Sedangkan materi SKB untuk jabatan pelaksana yang bersifat teknis, menurut Peraturan Menteri PANRB ini, menggunakan soal SKB yang rumpunnya bersesuaian dengan Jabatan Fungsional terkait.

Materi SKB pada Instansi Pusat selain dengan CAT dapat berupa: tes potensi akademik, tes praktik kerja, tes bahasa asing, tes fisik/kesamaptaan, psiko tes, tes kesehatan jiwa, dan/atau wawancara sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh jabatan.
Jadwal Pendaftaran Seleksi CPNS 2018 4.5 5 PanduTV Tahun ini yang sudah bisa dipastikan, rekrutmen CPNS akan dilakukan di 176 titik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah ini kemungkinan masih terus bertambah seiring pengajuan pemerintah daerah. Jumlah titik ini jauh lebih banyak jika dibandingkan rekeutmen CPNS 2017 yang saat itu hanya 40 titik. Pemerintah secara serentak membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 pada Rabu ini atau tepatnya 19 September 2018.  ...


Back to top
Formulir Pendaftaran CPNS 2018

Disini
×